Tampilkan postingan dengan label Tips Perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Perawatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 April 2013

Budidaya Rosela


Salah satu tanaman yang saat ini digemari masyarakat adalah bunga rosela, hal ini dikarenakan bunga rosela memiliki khasiat medis. Selain itu cara budidaya rosela yang relatif mudah dan banyak cara untuk mengolah tanaman ini menjadi hidangan atau minuman yang sehat dan menyegarkan seperti membuat teh rosela.
Dalam budidaya rosela media tanam yang perlu disiapkan adalah lahan terbuka serta polybag. Polybag berguna sebagai media tanam persiapan benih bunga rosela sebelum dipindahkan ke lahan yang terbuka. Sedangkan lahan itu sendiri berguna untuk media tanam akhir sampai bunga tersebut siap dipanen.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam budidaya rosela adalah mempersiapkan lahan penanaman bunga rosela. Kemudian pembenihan bunga rosela, ada dua cara untuk pembenihan tanaman ini yaitu dengan stek atau dengan menggunakan bijinya. Jika menggunakan bijinya, biji tersebut harus direndam terlebuh dahulu sebelum akhirnya ditanam. Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah proses penanaman. Penanaman dilakukan di lahan terbuka terlebih dahulu, setelah sekitar satu minggu kemudian dipindahkan ke polybag. Selanjutnya sekitar dua minggu, bunga rosela dapat dipindahkan di lahan terbuka yang sudah dipersiapkan dengan jarak tanam tertentu. Dan langkah yang terakhir adalah perawatan bunga rosela.
Seperti halnya budidaya rosela, perawatan rosela tidak terlalu sulit hanya perlu ketekunan, Perawatan rosela yang perlu dilakukan adalah penyiraman serta pemberian pupuk yang cukup, yang perlu diingat penyiraman bunga rosela jangan sampai mengenang sebab tanaman ini bisa busuk. Namun memang dalam perawatan rosela ada kendala-kendala yang timbul, yaitu adanya hama dan tumbuhan ilalang yang mengganggu proses pertumbuhan bunga rosela. Hama yang biasa menyerang adalah belalang, kutu putih, ulat, nematode. Hama ini sering menyerang bagian akar dan batang. Hama-hama tersebut harus segera diatasi sebab bisa mengurangi kualitas bunga rosela itu sendiri.
Salah satu cara mengolah bunga rosela ini yang saat ini banyak digemari adalah dengan membuat teh rosela, sebab membuat teh rosela sangat praktis tidak terlalu membutuhkan banyak bahan dan tenaga. Dalam membuat teh rosela hanya perlu segelas air panas, gula dan tentunya bunga rosela yang sudah kering, tak lebih dari sepuluh menit teh rosela pun siap dinikmati

Cara Merawat Kaktus Agar Cepat Berbunga


Seringkali penggemar kaktus jengkel melihat kaktusnya tidak pernah berbunga. Padahal ia memelihara kaktus itu sudah bertahun-tahun. Teknis petunjuk cara merawat kaktus sudah dilakukan oleh hobiis. Kok ya, keindahan bunga kaktus tidak pernah dinikmatinya.
Sekarang ini, jenis kaktus yang diperkenalkan oleh nurseri banyak sekali. Dari berbagai jenis kaktus itu, ada kaktus yang memiliki sifat dapat berbunga dan ada yang tidak. Pastikan jenis kaktus yang dimiliki oleh penggemar kaktus merupakan jenis kaktus yang dapat berbunga.
Jika kaktus yang dimiliki oleh hobiis adalah jenis yang berbunga tetapi tidak pernah muncul bunga kaktus berarti harus ada perlakuan. Pertama-tama yang diperhatikan oleh pecinta tanaman berduri ini adalah suhu ruangan tempat tumbuh. Suhu ruangan yang dikehendaki oleh kaktus yaitu fluktuasi suhunya ekstrim. Suhu ruangan yang diinginkan oleh kaktus agar muncul bunga kaktus yaitu suhu malam hari sekitar 15 derajat celcius sedangkan suhu siang hari 40 derajat celcius.
Penggemar kaktus dapat menciptakan suhu ruangan yang ekstrim dengan membuat rumah kaca. Bangunan rumah kaca dapat dibuat dari bahan kaca. Kalau penggemar kaktus menginginkan bahan yang lebih murah dapat dipakai plastik UV. Plastik UV ini bisa bertahan hingga 5 tahun. Bangunan rumah kaca berbahan plastik UV sebaiknya berbentuk lorong setengah lingkaran yang memanjang. Bangunan memiliki ketinggian 2 meter sedangkan lebar 2,5 meter. Bangunan ini tidak bervelintasi.
Setelah bangunan rumah kaca memenuhi persyaratan iklim mikro kaktus, bibit kaktus dapat ditanam oleh hobiis di dalam rumah kaca. Cara merawat kaktus sesuai dengan petunjuk teknis budidaya. Pertumbuhan bibit kaktus akan mengalami perkembangan yang pesat. Pada fase pertumbuhan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Pada fase pembungaan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium yang tinggi.
Bunga kaktus akan bermunculan jika pada jaringan tanaman mengandung cadangan karbohidrat yang tinggi. pengaturan pemupukan perlu dilakukan oleh hobiis dengan cermat. Setelah kaktus berbuah, kaktus memasuki fase istirahat. Pada fase ini, pemupukan yang tepat mengandung unsur nitrogen yang tinggi. Tanaman kaktus tidak boleh dipaksa oleh penggemar kaktus untuk berbunga terus-menerus.



http://tanaman.org/

Senin, 01 April 2013

cara merawat kaktus


 


Dalam, menanam, kaktus harus ada bebrapa hal yang harus diperhatikan agar tanamn kaktus cepet berbunga. Karena jika perwatan tanaman kaktus kurang baik maka katus ini akan jelek tumbuhnya dan tidak cepet berbunga. Oleh karena itu penanam tanaman ini harus merawatnya dengan baik.  Berikut adalah Teknis petunjuk cara merawat kaktus sudah dilakukan oleh hobiis. Kok ya, keindahan bunga kaktus tidak pernah dinikmatinya.
Sekarang ini, jenis kaktus yang diperkenalkan oleh nurseri banyak sekali. Dari berbagai jenis kaktus itu, ada kaktus yang memiliki sifat dapat berbunga dan ada yang tidak. Pastikan jenis kaktus yang dimiliki oleh penggemar kaktus merupakan jenis kaktus yang dapat berbunga.
Jika kaktus yang dimiliki oleh hobiis adalah jenis yang berbunga tetapi tidak pernah muncul bunga kaktus berarti harus ada perlakuan. Pertama-tama yang diperhatikan oleh pecinta tanaman berduri ini adalah suhu ruangan tempat tumbuh. Suhu ruangan yang dikehendaki oleh kaktus yaitu fluktuasi suhunya ekstrim. Suhu ruangan yang diinginkan oleh kaktus agar muncul bunga kaktus yaitu suhu malam hari sekitar 15 derajat celcius sedangkan suhu siang hari 40 derajat celcius.
Penggemar kaktus dapat menciptakan suhu ruangan yang ekstrim dengan membuat rumah kaca. Bangunan rumah kaca dapat dibuat dari bahan kaca. Kalau penggemar kaktus menginginkan bahan yang lebih murah dapat dipakai plastik UV. Plastik UV ini bisa bertahan hingga 5 tahun. Bangunan rumah kaca berbahan plastik UV sebaiknya berbentuk lorong setengah lingkaran yang memanjang. Bangunan memiliki ketinggian 2 meter sedangkan lebar 2,5 meter. Bangunan ini tidak bervelintasi.
Setelah bangunan rumah kaca memenuhi persyaratan iklim mikro kaktus, bibit kaktus dapat ditanam oleh hobiis di dalam rumah kaca. Cara merawat kaktus sesuai dengan petunjuk teknis budidaya. Pertumbuhan bibit kaktus akan mengalami perkembangan yang pesat. Pada fase pertumbuhan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Pada fase pembungaan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium yang tinggi.

cara merawat bunga adenium.


 Bunga adalah tanaman yang banyak disukai  orang, karena jika melihat bunga dapat menyegarkan pikiran kita. Salah satu bunga yang menarik dan popular adalah bunga adenium. Bunga ini sering kita jumpai desiktar kita. Terutama dipekarangan rumah-rumah tetangga. Cara merawatnya pun mudah. Berikut adalah cara merawat bunga adenium.

Merawat tanaman hias seperti Adenium memerlukan tiga kunci utama; kesabaran, ketekunan, ketelitian.  Semua jenis Adenium sangat bergantung pada pencahayaan yang baik dan penyiraman yang teratur.  Mereka memang memerlukan daerah yang teduh, tetapi pencahayaan yang baik tetap harus ada terutama jika mereka ditumbuhkan dalam rumah kaca.  Adenium akan tumbuh subur jika disiram teratur, namun Anda harus jeli mengetahui kapan masa dormansi tanaman ini.
Pada fase dormansi, tidak apa bagi Anda untuk membiarkannya tanpa air, karena tanaman ini memang sedang “tidur”.  Saat melakukan penyiraman, jangan sampai Anda memberikan terlalu banyak air.  Air yang berlebih dapat menyebabkan rontoknya daun Adenium.  Jika Anda menggunakan sprayer dalam menyiram tanaman, 3-4 kali semprotan adalah jumlah yang cukup.  Pupuk yang baik digunakan untuk merawat Adenium adalah pupuk cair yang harus diberikan minimal 2 kali dalam setahun.
Umumnya semua jenis Adenium harus diganti tanahnya dan diatur perakarannya setiap dua tahun sekali.  Meski pun pada beberapa varian tertentu dibutuhkan pergantian tanah yang lebih sering lagi, seperti pada varian golden atau diamond crown.  Pergantian tanah ini penting, untuk mengontrol tumbuhnya jamur atau adanya sarang-sarang kumbang kecil yang senang menyerang bonggol dan akar Adenium.  Adenium yang ditanam dalam pot kecil dapat mencapai ketinggian 13 cm, dengan diameter bonggol 8 cm.
Kegiatan yang cukup mengasyikkan dalam merawat Adenium adalah saat mengatur bentuk percabangannya, apalagi jika Adenium milik Anda adalah varian golden atau diamond crown.  Salah satu cara yang paling umum digunakan untuk membentuk pola percabangan adalah dengan menggunakan kawat dan bantuan sinar matahari.  Untuk membentuk percabangan yang simetris, Anda hanya perlu memutar-mutar pot, membuat bagian cabang yang pendek mendapatkan cahaya matahari paling banyak sehingga panjangnya sama dengan cabang pada sisi lain.
Sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan saat menangani Adenium, karena getah Adenium mengandung zat toksin yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika tidak sengaja terminum.

cara perawatan bunga tulip


 

Bunga tulip merupakan bunga yang perlu teknik khusus dalam perawatan, karena bunga ini harus tumbuh pada sushu yang relative rendah. Bunga ini agak susah dalam perawatannya. Namun jika tahu teknikniknya sebenernya tidak begitu susah. Berikut adalah cara merawat bunga tulip
Tulip tidak bisa hidup di alam terbuka wilayah tropis karena memerlukan suhu rendah di musim dingin untuk dapat tumbuh. Tulip dapat dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal jika diletakkan di tempat yang suhunya diatur menjadi lebih tinggi.

Tulip dapat ditanam dengan dua cara, menggunakan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan waktu setahun untuk dapat menghasilkan bunga yang cukup besarnya, sedangkan tanaman yang ditanam dari biji membutuhkan waktu antara 5-7 tahun agar dapat berbunga.

Bunga yang telah selesai mekar harus dipotong untuk mendapatkan umbi.

Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, jika sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk hingga tembus dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka sehingga masa mekar bunga menjadi lebih panjang. Perlakuan yang sama jika dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar menyebabkan masa mekar malah menjadi lebih singkat.

Cara Membungakan Bougenvile





Tanaman bugenville hasil pindahan dari lapang/lahan ke pot, harus dikurangi ranting dan daunnya (bisa dipotong sesuai dengan bentukan yang diinginkan),
akar dipotong sesuai kebutuhan, sehingga tidak memenuhi volume pot yang digunakan). Sebelumnya siapkan terlebih dulu media tanam untuk pot berupa campuran tanah, pasir/sekam padi, pupuk
kandang/kompos (perbandingan 2:1:1), sebelum ditanam sebaiknya, bagian akar/pangkal batang direndam Zat Perangsang Tumbuh Akar misal Rootone-F dan media tanam disiram
terlebih dulu hingga jenuh air.
Setelah selesai ditanam, tanaman disimpan didalam sungkup plastik transparan, sehingga sinar matahari masuk dan kelembaban terjaga, kalo tidak ada sungkup cukup disimpan di tempat teduh dan tidak
terkena sinar matahari langsung, siram tanaman seperti biasa pagi dan sore hari.
Jika tanaman sudah berkembang baik, bisa dikeluarkan dari sungkup dan dipelihara ditempat teduh untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Bisa dilakukan pemupukan dengan pupuk daun dengan disemprotkan, sesuai dosis yang dianjurkan.
Setelah tanaman tumbuh dengan baik untuk mendapatkan bunga yang insentif, selain diberikan zat perangsang bunga yang disemprotkan, juga bisa
dirangsang pembungaan dengan pengaturan penyiraman, yaitu :
1. Tanaman Bougenville harus terkena sinar matahari penuh,
2. Jangan sering disiram atau diberi pupuk daun,
3. Penyiraman bisa dilakukan sehari 1 kali atau tidak, biarkan sampai media tanam dalam pot agak kering dan tanaman sedikit layu (DAUN TIDAK SAMPAI RONTOK/KERING) ,
baru dilakukan penyiraman.
4. Setelah mulai tumbuh bunga baru dilakukan pemeliharaan seperti biasa.

Minggu, 03 Maret 2013

Cara Perawatan Bunga Tulip


Cara Perawatan Bunga Tulip

Bunga tulip merupakan bunga yang perlu teknik khusus dalam perawatan, karena bunga ini harus tumbuh pada sushu yang relative rendah. Bunga ini agak susah dalam perawatannya. Namun jika tahu teknikniknya sebenernya tidak begitu susah. Berikut adalah cara merawat bunga tulip
Tulip tidak bisa hidup di alam terbuka wilayah tropis karena memerlukan suhu rendah di musim dingin untuk dapat tumbuh. Tulip dapat dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal jika diletakkan di tempat yang suhunya diatur menjadi lebih tinggi.
Tulip dapat ditanam dengan dua cara, menggunakan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan waktu setahun untuk dapat menghasilkan bunga yang cukup besarnya, sedangkan tanaman yang ditanam dari biji membutuhkan waktu antara 5-7 tahun agar dapat berbunga.
Bunga yang telah selesai mekar harus dipotong untuk mendapatkan umbi.
Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, jika sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk hingga tembus dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka sehingga masa mekar bunga menjadi lebih panjang. Perlakuan yang sama jika dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar menyebabkan masa mekar malah menjadi lebih singkat.Demikian penjelasan singkat tentang perawatan bunga tulip yang baik. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya.

Tips Merawat Bunga Dahlia


Tips Merawat Bunga Dahlia



Bunga dahlia merupakan bunga yang cukup menarik hati para pencinta bunga. Agar bunga dahlia ini dapat berkmbang dan tumbuh dengan baik dan indah, maka harus dirawat dengan baik pula. Berikut adalah cara merawat bunga dahlia dengan baik.
Pemeliharaan Tanaman
Dalam merawat atau memelihara bunga dahlia ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut :
1) Penjarangan dan Penyulaman
Untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam dapat dilakukan sampai tanaman berumur 3 minggu. Biasanya bibit tidak tumbuh sempurna jika pengairan terlambat dilakukan terutama jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan terutama jika jumlah bunga dalam satu tangkai terlalu banyak supaya diameter bunga mencapai maksimum. Pada dahlia kaktus (putih) hanya satu bunga yang dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dapat 5 – 6 bunga.
2) Penyiangan
Dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma dan pada saat pemupukan sert pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma dapat dilakukan dengan menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun dan disangga dengan 2 batang bambu agar tidak rebah.
3) Pemupukan
Dilakukan setiap 10 hari dengan urea, SP-36 dan KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari setelah pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dengan tanah.
4) Pengairan dan penyiraman
Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada saat itu, jika perlu tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung dari keadaan cuaca. Setelah itu penyiraman dapat dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan setelah pemberian pupuk. Demikian cara perawatan bunga dahlia yang baik. Semoga bunga anda akantetap segar. Semoga bermanfaat.

http://tanaman.co/tips-merawat-bunga-dahlia/

MENANAM DAN MERAWAT MELATI AIR


Melati Air, Si Eksotis Yang Rajin Berbunga Tanaman ini punya banyak kelebihan. Selain ­rajin berbunga tak kenal musim, melati air (Echinodorus palaefolius) juga punya bentuk daun yang eksotis, makin ke atas makin melebar.

Tanaman ini punya banyak kelebihan. Selain ­rajin berbunga tak kenal musim, melati air (Echinodorus palaefolius) juga punya bentuk daun yang eksotis, makin ke atas makin melebar.

Ada 3 jenis melati air yang dikenal secara awam. Menurut Muslim dari Duta Lotus Sawangan, Depok, ada yang biasa disebut dengan melati air nomor 1, nomor 2 dan nomor 3. Masing-masing memiliki ciri berbeda.

Yang paling laku adalah melati air nomor 3. Perbedaannya, melati air nomor 1 memiliki bentuk daun lebih tebal dan lebar seperti mangkuk, tanpa gelombang di sekeliling daunnya. “Bunganya dobel, satu kuncup bisa muncul beberapa bunga,” tambah Muslim.

Bentuk daun melati air nomor 2 mirip dengan nomor 1. “Bedanya, sekeliling daunnya bergelombang. Bunganya juga dobel,” lanjutnya. Sementara melati air nomor 3 daunnya lebih kecil dengan corak kehitaman semacam tompel, dan batang lebih panjang.

Tompel ini bukan penyakit atau kelainan pada tanaman, melainkan ciri melati air nomor 3. Ada lagi melati air variegata dan melati air daun merah. Daun dan batangnya berwarna merah, sementara bunganya putih besar.

Ada beberapa gangguan yang sering mampir ke melati air. Yang pertama adalah karat pada daun. Muncul bercak kekuningan di daun akibat terkena air hujan, khususnya pada jenis melati air nomor 1. Agar tak terkena penyakit karatan, hindari terkena air hujan secara langsung.

“Bisa menggunakan atap tembus matahari, misalnya fiber. Ini akan mencegah daun dari karat,” kata Muslim. Penyakit lain adalah serangan kutu hitam dan belalang. Untuk mengatasinya cukup menggunakan insektisida seperti Furadan atau Decis.

Gampang Stres

Bunga melati air berwarna putih dan muncul sepanjang waktu. Bunga inilah yang digunakan untuk perbanyakan. Setelah mekar dan keluar tunasnya, kemudian keluar daun.

Nah, daun ini lalu dipotong dan ditancapkan ke media tanam. “Satu pucuk bisa berisi 3 tunas. Bisa langsung ditanam sekaligus, bisa pula dipecah satu-satu,” lanjut Muslim yang sudah puluhan tahun membudidayakan tanaman air.

Yang harus diingat, kadar stres melati air cukup tinggi. “Jadi, kalau mau memecah bunga, sebaiknya hati-hati. Kalau dipecah, pasti stres, meskipun nggak sampai mati. Paling daunnya hangus atau kering dan kita berharap ke daun baru ­untuk keluar tunas baru.”

Daun yang stres ini sebaiknya dipotong, sementara tunasnya langsung ditanam, ­tidak perlu dipecah-pecah. “Ini supaya ketika satu rusak, daun lainnya masih bisa ber­kembang dan bagus tampilannya.”

Tapi, jangan khawatir, perawatan melati air ­relatif gampang, kok. Yang penting cukup air, tidak kering kerontang. “Sebetulnya kondisi lembap pun sudah cukup. Bahkan, dilempar pun bisa hidup, kok. Cuma, tergantung kebiasaan. Kalau sudah terbiasa tergenang air, sebaiknya harus selalu ter­genang,” imbuh Muslim.

Begitu tumbuh akar, melati air akan mencari sendiri tanah yang sesuai untuknya. Yang penting tanaman air bisa berdiri tegak, se­telah itu ia akan menyesuaikan sen­diri.

Perawatan sehari-hari yang lain adalah rajin-rajin mengecek apakah ada belalang atau kutu hitam. Kutu hitam akan menyebabkan daun tak bisa membesar. Kutu hitam juga cepat menular dan beranak.

Pas Di Mana SajaPenempatan melati air di areal rumah relatif bisa di mana saja. Menurut Andie, landscapper dari x-oticgarden Bandung, melati air bisa ditanam di mana saja di seluruh bagian rumah. Bisa di halaman ­belakang, di samping, atau di halaman depan rumah.

“Yang penting mendapat ­cahaya cukup, karena bunga bisa layu kalau kurang cahaya. Tapi jangan ter­lalu teduh atau terlalu panas, karena ­tanaman bisa kerdil,” katanya.

Soal wadah atau pot, kata Andie, bentuknya kembali ke konsep keseluruhan rumah. “Kalau konsep rumahnya tropis, bisa pilih bentuk pot natural, kalau minimalis pilih bentuk geometris. Sementara untuk material bisa memilih gerabah atau batu alam.”

Tak Boleh Sembarang BongkarBanyak juga yang mengeluhkan tanaman air cepat rusak. “Sebetulnya itu tergantung perawatannya. Kuncinya hanya dua, yaitu cukup air dan pemberian pupuk NPK. Pada saat daun mulai mengecil atau menguning, saatnya memberi beri NPK. Biasanya daun akan normal kembali,” kata Muslim.

Setelah tanaman cukup besar, sebaiknya dipindah ke wadah yang lebih besar. Bisa ke bak atau pot. “Melati air sangat bagus tumbuh di media yang lebar. Makin lebar dan besar wadah, makin bagus tampilannya. Bisa menggunakan pot tanah, sementara media tanamnya lumpur, pupuk kandang, ditambah pupuk NPK.”

Yang harus diperhatikan, sebaiknya berhati-hati ketika memindahkan melati air dari ember ke wadah yang lebih besar, pot misalnya. Tak boleh sembarang bongkar agar akar tanaman tidak putus.

Cara yang tepat, dengan menuangkan melati air beserta media tanamnya dari wadah asal dan biarkan ia keluar dengan sendirinya. Setelah keluar, baru diangkat dan dipindah ke pot. 

Kamis, 28 Februari 2013

Tips Mengganti Pot Tanaman Anggrek


Orchid3 150x150 Tips Merawat Anggrek: 7 Tips Mengganti Pot Tanaman Anggrek
Anggrek adalah salah satu bunga yang paling eksotis dan elegan. Ada lebih dari 25.000 spesies anggrek di dunia.
Beberapa jenis anggrek sulit tumbuh, sehingga harus diberikan perhatian ekstra dalam merawatnya.
Salah satu cara merawat anggrek adalah dengan rutin mengganti pot setiap 2-3 tahun sekali.
Mengganti pot anggrek menjadi bagian yang sangat penting untuk menjaga kualitas bunga anggrek Anda.
Berikut tips mengganti pot tanaman anggrek:
1. Lakukan penggantian pot setelah tanaman anggrek berbunga dan sebelum akar yang baru muncul memiliki ukuran lebih panjang dari 2,5 cm.
2. Rendam tanaman anggrek di pot asalnya hingga tanahnya menjadi lembab.
3. Letakkan pot anggrek miring pada salah satu sisinya, kemudian tarik keluar tanaman anggrek secara perlahan dari potnya. Bila perlu, gunakan pisau untuk melonggarkan akar dari tanah.
4. Cuci  dan bersihkan tanah yang masih menempel pada akar. Potonglah akar yang berwarna gelap atau membusuk.
5. Tambahkan 1,5 cm kulit kayu cemara dan perlite ke dalam pot yang baru. Rendam terlebih dahulu kulit tersebut dengan baik sebelum pot diganti.
6. Letakkan tanaman anggrek dalam pot baru. Jauhkan tanaman anggrek dari matahari langsung selama 6 minggu.
7. Setelah pot diganti, jangan melakukan penyiraman selama 2 minggu. Setelah 2 minggu, lakukan penyiraman cukup dengan memercikkan air saja untuk beberapa bulan pertama.
Anda bisa melakukan tranplantasi setiap 2 tahun sekali untuk anggrek paphiopedilum dan phalaenopsis. Sedangkan untuk anggrek cattleyas setiap 3 tahun sekali.
http://bumbata.co/1499/tips-merawat-anggrek-7-tips-mengganti-pot-tanaman-anggrek/

5 Cara Merawat Tanaman Hias Bunga Anggrek


Name:  merawatbungaanggrek.jpg
Views: 17602
Size:  50.3 KB

Merawat tanaman bunga anggrek agar tampilan indah menawan, rajin berbunga, tidak layu atau mati ada cara sederhana. Memelihara tumbuhan atau pohon anggrek dari kerusakan atau hama diperlukan pengamatan sehari-hari.

Berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan dalam perawatan anggrek:


  1. Cahaya Matahari
    Intensitas matahari yang berbeda dibutuhkan masing-masing jenis anggrek. Selama pertumbuhannya tanaman anggrek memerlukan naungan. Seperti habitat aslinya, dimana tanaman anggrek tumbuh didalam hutan, menempel didahan pohon yang rindang. Phalaenopsis, jenis anggrek yang membutuhkan intensitas matahari paling rendah, 20%. Jenis lainnya pada kisaran 40% – 60%. Untuk naungan, yang mudah menggunakan paranet. Ketebalan paranet disesuaikan dengan kebutuhan intensitas sinar matahari jenis anggrek yang titanam. Agar daun-daun tidak menguning seperti terbakar, sebaiknya hindari masuknya sinar matahari secara langsung dan berlebihan.
  2. Penyiraman
    Media tanam sangat mempengaruhi penyiraman pada bunga anggrek. Selain itu besar kecilnya tanaman, temperatur lingkungan, kelembaban, aliran udara dan jenis pot yang digunakan juga perlu Anda perhatikan. Penyiraman yang baik langsung disemprotkan pada bagian akar, supaya langsung terserap. Agar tidak merusak media tanam, bunga dan daun anggrek, gunakanlah sprayer saat menyiram hingga butiran air yang keluar dapat diatur.

    Jangan menyiram anggrek terlalu banyak. Air yang menggenang dalam pot bisa membuat akar membusuk dan tanaman mati. Frekuensi penyiraman tergantung pada jenis anggrek. Anggrek yang mempunyai pseudobulb (anggrek simpodial) lebih tahan kering, misalnya : oncidium, dendrobium, cattleya. Penyiraman pada jenis anggrek ini cukup 1 – 2 kali sehari. Anggrek monopodial harus disiram lebih sering, 2 – 3 kali sehari, misal : phalaenopsis dan vanda. Waktu yang baik untuk melakukan penyiraman adalah pada pagi hari jam 07.00 - 09.00 dan sore hari jam 15.00 - 17.00.
  3. Pemupukan
    Fase pertumbuhan tanaman anggrek menjadi dasar dalam pemupukan. Fase vegetatif dan fase generatif adalah 2 jenis fase pertumbuhan anggrek. Fase vegetatif adalah periode pertumbuhan tanaman anggrek dari penyemaian sampai anggrek muda. Fase generatif adalah saat anggrek mulai dewasa dan telah siap berbunga. Pupuk yang kaya akan unsur N, yaitu bahan utama penyusun protein yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelahan sel, dibutuhkan pada fase vegetatif. Ini menjadikan pertumbuhan tanaman lebih cepat. Pada fase generatif bisa diberikan pupuk dengan unsur hara P yang lebih tinggi. Yang berfungsi untuk merangsang proses pembentukan bunga. Vitamin dan hormon pertumbuhan juga bisa Anda tambahkan.

    Waktu yang tepat melakukan pemupukan adalah saat dimana mulut daun sedang terbuka, yaitu jam 08.00 - 10.00 dan atau jam 15.00 - 17.00. Sehingga proses penyerapan makanan berlangsung lebih cepat.

    Pemupukan yang baik adalah lewat daun, karena daun mempunyai daya serap yang lebih besar daripada akar. Jangan memberikan pupuk dengan cara menaburkan langsung ke dalam pot. Pupuk yang diserap akar hanya pupuk yang terbawa oleh air. Sementara sisanya akan mengendap dalam pot dan bisa menjadi tempat yang potensial untuk perkembangnya penyakit.
  4. Penggantian Pot
    Penggantian pot adalah proses dimana tanaman anggrek ditanam ulang dengan pot yang lebih besar dengan media tanam baru. Penggantian pot diperlukan karena khawatir pot lama tidak cukup menampung saat tanaman siap berbunga seiring pertumbuhan tanaman anggrek yang semakin membesar. Kapan harus melakukan penggantian pot tidak ada waktu yang pasti. Kejelian pengamatan sehari-hari sangat diperlukan. Anda bisa melihat tanda-tanda berikut pada tanaman Anggrek untuk menentukan saat tepat pot diganti:
    - Pot sudah padat oleh tunas baru
    - Pot sudah tidak cukup menampung perakarannya
    - Media tanam banyak ditumbuhi lumut
    - Media tanam sudah hancur dan lapuk.
  5. Lokasi, suhu, dan kelembaban
    Anggrek akan tumbuh baik di dataran tinggi, bukan berarti di dataran rendah tidak bisa hidup akan tetapi harus memenuhi ketentuan yang tepat. Suhu udara berkisar 15ºC-35ºC (suhu optimum 21ºC) dengan sirkulasi udara yang baik. Kelembaban udara berkisar antara 65%-70%.
http://www.tdwclub.com/showthread.php?810-5-Cara-Merawat-Tanaman-Hias-Bunga-Anggrek

10 Kiat Merawat Anggrek Untuk Pemula


Gambar: iVillage
Bunga yang cantik ini memang mudah untuk meraih hati banyak orang. Bunganya yang indah dengan warna-warna yang memikat cocok untuk menjadi hiasan di rumah maupun di halaman Anda. Merawat tanaman anggrek memang gampang-gampang susah. Jika Anda adalah pemula yang baru saja terpikat untuk memelihara tanaman ini, ada 10 kiat yang bisa Anda lakukan untuk membuat tanaman ini tetap memancarkan keindahannya.

Cari tanaman dengan beberapa kuncup tertutup
Tanaman anggrek yang seluruh kelopaknya mekar secara sempurna memang terlihat lebih indah, tapi jika Anda sedang membeli tanaman ini, ada baiknya jika memilih tanaman dengan beberapa kuncup yang masih tertutup. Bunga-bunga anggrek memang bertahan cukup lama. Mereka bisa bertahan hingga empat minggu. Namun jika Anda membeli anggrek kelopaknya sudah mekar semua, maka ketika tiba di rumah, bunga-bunga ini mungkin hanya akan bertahan selama seminggu, karena Anda tidak tahu berapa lama anggrek itu berada di tempat si penjual sebelum akhirnya tiba di tangan Anda. Dengan membeli anggrek yang beberapa kuncupnya masih tertutup, Anda akan memiliki jaminan bahwa bunga itu akan mekar untuk Anda.

Jangan beri terlalu banyak air
Salah satu kesalahan yang biasa dilakukan oleh para pemula adalah memberikan anggrek mereka terlalu banyak air. Air yang terlalu banyak akan membuat akar tanaman ini mati, yang berujung pada matinya tanaman. Anggrek bukanlah tanaman yang membutuhkan banyak air, ia membutuhkan ruangan dengan udara yang cukup agar akarnya bisa bernapas. Cukup beri anggrek air ketika media tanamnya terlalu kering.
Beri cukup cahaya
Pastikan Anda memberikan anggrek cahaya yang cukup. Sebagian besar permasalahan para pemula adalah mereka tidak memberikan cahaya yang cukup dan tidak bisa membuat tanaman ini berbunga. Kesalahan terbesar mereka adalah memberi terlalu banyak air dan tidak memberi cukup cahaya. Kenali latar belakang anggrek yang Anda beli, untuk tahu penanganan yang sesuai. Banyak anggrek yang hidup di pohon dan harus memiliki cukup udara di sekitar akar mereka. Sementara yang lainnya hidup di bebatuan yang kering ataupun di tanah.

Periksa secara teratur
Ambil tanaman Anda satu per satu setidaknya selama dua minggu sekali, lalu periksa secara teliti. Jika ia membutuhkan perhatian khusus, maka lakukanlah dengan segara. Jika ada serangga di sana, asumsikan bahwa tanaman sebelahnya pun memilikinya, meski Anda tidak melihatnya sendiri.

Bergabung dengan pecinta anggrek lainnya
Cara terbaik untuk merawat anggrek-anggrek Anda adalah dengan bergabung bersama komunitas pecinta anggrek. Bergabung dengan komunitas ini akan membuat Anda tahu banyak tentang anggrek dan cara perawatannya.
Pilih pot yang sesuai
Jangan memilih pot yang terlalu besar. Cari pot yang mampu menampung akar tanaman Anda, bukan ukuran daunnya.
Jangan hanya menanti bunganya berkembang
Ketika membeli tanaman baru, jangan hanya berfokus pada bunganya saja. Perhatikan juga daun, akar, dan kesehatan tanaman secara keseluruhan.

Waktu adalah segalanya
Khususnya ketika memberi air pada anggrek kesayangan Anda. Siram anggrek Anda setiap pagi, karena tanaman lebih rentan ketika mereka masih dalam keadaan basah ketika suhu udara turun di kala malam.

Sabar, sabar, dan sabar
Bersabarlah. Ingat, bahwa orang yang ahli dalam perawatan anggrek adalah mereka yang telah membunuh ribuan anggrek.
Anggrek memang tanaman yang membutuhkan kesabaran. Di satu saat Anda bisa menikmati keindahan eksotis bunganya yang mekaar dengan sempurna, tapi di saat lain Anda harus menghadapi ranting yang berubah menjadi coklat dan daun-daun yang rontok. Yang perlu Anda ingat adalah dua aturan utama dalam merawat anggrek: cahaya matahari pagi dan air yang cukup. Tempatkan anggrek Anda di jendela yang menghadap ke timur atau selatan, dan ingat untuk menyiramnya sekali saja ketika ia mulai mengering (Anda bisa mengetesnya dengan jari). Dengan mengikuti panduan di atas, bersiaplah untuk mendapatkan anggrek yang sehat dan juga indah, yang akan menghiasi rumah Anda.
http://www.mizan.com/news_det/10-kiat-merawat-anggrek-untuk-pemula.html

TIPS MERAWAT ANGGREK AGAR RAJIN BERBUNGA

anggrek 08062010(004)
Salam pertanian! Bagian terpenting dan paling menarik dari anggrek adalah bunganya, namun sayang kita sering menjumpai bunga anggrek yang malas untuk berbunga. Apa ada yang salah?
Merawat anggrek gampang-gampang susah dan diperlukan pengalaman serta kedisiplinan. Untuk menciptakan anggrek yang rajin berbunga juga diperlukan unsur kasih sayang dari pemeliharanya. Salah satu faktor yang terpenting agar anggrek rajin berbunga adalah pemilihan bibit unggul anggrek. Beberapa sifat unggul dari anggrek adalah anggrek berbunga banyak, berbunga besar, bunga berwarna cerah dan bunganya tahan lama.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar anggrek rajin berbunga adalah:
  1. Rumah lindung yang sesuai. Anggrek harus diletakkan dalam rumah yang intensitas cahanya 50 – 70 %, maka atap dari rumah lindung harus diberi paranet.
  2. Penyusunan anggrek. Agar anggrek rajin berbunga juga harus diperhatikan penyusunan tanamannya, sebaiknya penyusunan rak-rak anggrek diletakkan datar dengan ketinggian 1 m dan jangan diletakkan berjenjang karena akan mengganggu sirkulasi udara.
  3. Kelembaban udara. Agar anggrek rajin berbunga dibutuhkan kelembaban antara 60 – 80 %. Agar kelembaban tetap terjaga dibawah rak bisa dibikin kolam atau dibuat kabut didalam rumah lindung dengan cara pemasangan sprinkle.
  4. Media tanam. Media tanam yang ideal untuk membuat anggrek rajin berbunga tersusun 2 bagian. 1/3 bagian bawah diisi dengan potongan batu bata dan 2/3 sisanya pake pakis.
  5. Konstruksi pot. Pot juga sangat mempengaruhi dalam tanaman anggrek agar rajin berbunga. Yang paling ideal pot yang dipakai adalah pot yang terbuat dari tanah liat dan banyak lobangnya.
  6. Penyiraman. Agar anggrek rajin berbunga sangat perlu diperhatikan masalah kandungan air dari medianya. Jika cuaca panas diperlukan penyiraman 2 kali dan jika cuaca hujan tidak perlu melalukan penyiraman. Yang sangat perlu diperhatikan adalah kadar air media. Waktu penyiraman yang ideal adalah jam 07 – 09 pagi dan jam 03 – 05 sore.
  7. Pemupukan. Kunci utama pemupukan agar anggrek rajin berbunga adalah pemberian pupuk dengan kandungan unsur hara P yang tinggi. Pemupukan bisa diberikan melalui penyemprotan/ penyiraman bisa juga menggunakan pupuk slow rilis yang ditaburkan pada media tanam anggrek.
  8. Pemberian ZPT atau Hormon. Untuk membuat anggrek rajin berbunga kadang diperlukan pemberian ZPT atau hormon. Yang bisa digunakan untuk memacu pembungaan anggrek adalah Giberelin. Bisa juga digunakan air kelapa dengan konsentrasi 15 % (150 ml air kelapa dibuat larutan semprot 1 liter)
  9. Pengendalian hama dan penyakit. Seperti tanaman lain anggrek juga takan luput dari serangan hama dan penyakit. Pengamatan setiap hari adalah cara paling tepat untuk mencegah serangan hama dan penyakit anggrek. Untuk membuat anggrek rajin berbunga tanaman anggrek harus dibersihkan dari kotoran, gulma dan daun-daun busuk. Penggunaan insektisida jika terserang hama, fungisida jika terserang jamur dan bakterisida jika terserang bakteri.
Semoga tulisan diatas bisa sedikit menambah wawasan para pecinta anggrek, trimakasih.
http://www.gerbangpertanian.com/2010/08/tips-merawat-anggrek-agar-rajin.html